Selasa, 11 November 2014

WACANA KOLOM AGAMA DALAM KTP AKAN DI HILANGKAN

KOLOM AGAMA DALAM KTP AKAN DI KOSONGKAN ?
Beginikah jadinya ?????
Dialog Hansip & Pak RT
Hansip : Lapor Pak RT barusan warga kita ada yang meninggal!
Pak RT : Mari kita urus jenazahnya, dimandikan, disholatkan"
Hansip : Dia bukan orang Islam Pak
Pak RT : Oh, kalau gitu bawa aja ke gereja
Hansip : Anu pak RT, dia bukan kristen
Pak RT : Ya sudah diurus di Pura aja!
Hansip : Dia juga bukan orang Hindu
Pak RT : Carikan biksu buat urus dia
Hansip : Masalahnya dia juga bukan orang Budha
Pak RT : Lha, terus apa agamanya?
Hansip : Kolom AGAMA nya kosong Pak!
Pak RT : Oh kalau gitu buang aja ke kolam, untuk makanan lele!
Hansip : ............. ?!?!?

Rabu, 05 November 2014

Soal-soal Latihan IPS kelas 9



Pilihlah salah satu jawaban yang dianggap benar !
1.        Ketika Indonesia diakui kedaulatannya oleh Belanda pada tanggal 27 Desember 1949 dengan nama negara RIS maka negara RI ....
a.        masih tetap tegak berdiri sejajar RIS
b.        negara RI dinyatakan telah bubar
c.        RI merupakan bagian dari negara RIS
d.        Negara RI tidak jelas statusnya
2.        Aksi-aksi yang dilakukan rakyat Indonesia yang menuntut untuk kembali ke Negara Kesatuan di lakukan di daerah ....
a.        Negara Indonesia Timur dan Kalimantan
b.        Negara Sumatera Timur dan Negara Sumatera Selatan
c.        Negara Jawa Timur dan Negara Pasundan
d.        Negara Madura dan Negara Jawa Timur
3.        Sejak tahun 1950 pemerintahan mulai tidak stabil disebabkan ....
a.        adanya sistem Demokrasi Liberal dan Kabinet Parlementer
b.        adanya pergantian Konstitusi RIS menjadi UUD S 1950
c.        negara kesatuan menghambat kemajuan bagi rakyat kecil
d.        masa peralihan yang mendadak dari negara Serikat
4.        Tujuan Pemilu I tahun 1955 adalah untuk memilih ....
a.        anggota DPR dan MPR
b.        Presiden dan Wakil Presiden
c.        anggota Kabinet Parlementer
d.        anggota DPR dan Konstituante
5.        Faktor penyebab dibubarkannya DPR dan Badan Konstituante adalah ....
a.        DPR dan Konstituante tidak mewakili seluruh rakyat
b.        Banyak tokoh-tokoh PKI yang menjadi anggota DPR
c.        DPR dan Konstituante tidak dapat bekerja dengan baik
d.        DPR dan Konstituante tidak menaati Presiden
6.        Salah satu tujuan dikeluarkannya Dekrit Presiden tanggal 5 Juli 1959 adalah ….
a.        mempertahankan Badan Konstituante
b.        membentuk Kabinet Gotong Royong
c.        kembali ke Undang-Undang Dasar 1945
d.        kembali ke Undang-Undang Dasar Sementara 1950
7.        Salah satu isi Dekrit Presiden 5 Juli 1959 adalah ....
a.        berlakunya kembali UUD 1945
b.        berlakunya kembali UUD S 1950
c.        pembentukan bandan Konstituante
d.        pembubaran MPRS dan DPAS
8.        Faktor yang menyebabkan kurang harmonisnya hubungan antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah pasca pengakuan kedaulatan adalah ....
a.        pemerintah pusat sewenang-wenang dalam memungut pajak
b.        tidak ada perimbangan pembagian jabatan di pemerintahan pusat
c.        pemerintah pusat tidak adil dalam pembagian hasil ekspor
d.        hak otonomi daerah menjadikan bupati
9.        Pergolakan sosial politik diawali dengan gerakan pengambilalihan kekuasaan oleh Dewan Banteng yang dipimpin oleh ....
a.        Kolonel M. Simbolon
b.        Letnan Kolonel Ahmad Husein
c.        Letnan Kolonel Barlian
d.        Letnan Kolonel H. N. Ventje Samual
10.     Secara tipologis, perubahan-perubahan sosial dapat dikategorikan sebagai berikut, kecuali ....
a.     social proces
b.    segmentation
c.     structural change
d.    changes in group structure
e. various rewards

11.     Perubahan-perubahan sosial adalah suatu variasi dari cara-cara hidup yang telah diterima yang disebabkan baik karena perubahan-perubahan kondisi geografis, kebudayaan material, komposisi penduduk, dan ideologi adalah definisi perubahan sosial yang dikemukakan oleh ....
a.        Kingsley Davis
b.        Kingsley Davis
c.        Gillin dan Gullir
d.        Bruce J. Cohen
e.        Selo Soemarjan
12.     Faktor-faktor penyebab perubahan sosial adalah ....
a.        perubahan evolusi
b.        perubahan revolusi
c.        perubahan yang direncanakan
d.        pertentangan
e.        jumlah penduduk
13.     Perubahan sosial merupakan perubahan fungsi kebudayaan dan ....
a.        keadaan tertentu
b.        lingkungan tertentu
c.        perilaku manusia
d.        keadaan sosial
e.        kondisi ekonomi
14.     Perubahan-perubahan di luar bidang ekonomi tidak dapat dihindarkan oleh karena setiap perubahan dalam suatu lembaga kemasyarakatan akan mengakibatkan pula perubahan-perubahan di dalam lembaga-Iembaga kemasyarakatan lainnya adalah definisi perubahan sosial yang dikemukakan oleh ....
a.        Selo Soemarjan dan Soelaiman Soemardi
b.        Soedjamo Dridjosisworo
c.        Roucek dan Warren
d.        Samuel Koening
e.        Kingsley Davis
15.     Menurut Koentjaraningrat salah satu faktor yang mendorong individu untuk mencari penemuan baru dari anggota masyarakat pada umumnya adalah ....
a.        perubahan jumlah penduduk
b.        timbunan kebudayaan
c.        kualitas dari ahli-ahli dalam suatu kebudayaan
d.        pertentangan
e.        ketidaksadaran dari seseorang akan kekurangan dalam kebudayaannya

 
1.  Jawablah dengan singkat pertanyaan-pertanyaan berikut ini! Kerjakan di kertas lain!

1.        Jelaskan secara singkat proses kembalinya bentuk negara Serikat ke Negara Kesatuan RI!

2.        Sebutkan negara-negara bagian dan daerah otonom pada waktu Indonesia berbentuk negara Serikat !

3.        Mengapa pada Pemilu I tahun 1955 di samping untuk memilih anggota DPR juga untuk memilih anggota Konstituante?

4.        Jelaskan bahwa walaupun Pemilu I tahun 1955 berjalan sukses akan tetapi hasil pemilu tidak memenuhi harapan rakyat?

5.        Jelaskan latar belakang dikeluarkannya Dekrit Presiden 5 Juli 1959!

6.        Sebutkan isi Dekrit Presiden 5 Juli 1959!

7.        Sebutkan bentuk-bentuk perubahan! Kemudian, jelaskan masing-masing bentuk tersebut!

8.        Apa sajakah yang menyebabkan perubahan sosial dan kebudayaan?

9.        Sebutkan faktor-faktor yang memengaruhi jalannya proses perubahan!

10.     Jelaskan saluran-saluran dalam suatu proses perubahan!




Martikulasi



Mengapa memerlukan matrikulasi? Pada tahun pelajaran 2014-2015 seluruh sekolah di Indonesia menerapkan kurikulum 2013. Pada sekolah yang memulai melaksanakannya pada tahun 2014, para siswa yang sekarang naik kelas 8 di SMP dan kelas 11 SMA/SMK mengalami peralihan dari kurikulum 2006. Mereka akan menyelesaikan pendidikan dengan kurikulum 2013. Karena itu, mereka tertinggal belajar K13 satu tahun daripada siswa yang berada di sekolah sasaran yang telah melaksanakan K13. Karena itu kompetensi mereka perlu disetarakan melalui program matrikulasi.
Apakah matrikulasi? Matrikulasi (aanvullen/matriculation) merupakan kegiatan yang dilakukan untuk memenuhi kekurangan atau kesenjangan (defisiensi) dalam pengetahuan dan keterampilan yang menjadi entry behavior/intake yang diperlukan peserta didik untuk mengikuti kegiatan pembelajaran pada jenjang tertentu atau pada program tertentu.
Bagaimana matrikulasi? Matrikulasi diperlukan ketika peserta didik memiliki latar belakang yang beragam sehingga sekolah memandang perlu menyetarakan kompetensi peserta didik agar memiliki kemampuan dipersyaratkan. Pelaksanaan kegiatan matrikulasi hendaknya diarahkan pada pencapaian  entry level” yang sama bagi seluruh peserta didik. Dengan melaksanakan matrikulasi satuan pendidikan menyetarakan kompetensi peserta didik dengan siswa pada sekolah yang menjadi sasaran tahun sebelumnya. Proses belajar siswa terfokus pada komponen  kompetensi yang telah diukur dan dinyatakan masih di bawah pagu kompetensi yang dipersyaratkan.

Kurikulum Pramuka



Pendidikan Kepramukaan merupakan kegiatan ekstrakurikuler yang wajib dilaksanakan di sekolah. Kegiatan dilaksanakan melalui Gugus Depan Gerakan Pramuka yang berpangkalan disekolah. Melalui pendidikan Kepramukaan ini dapat dilakukan pembinaan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Kehidupan berbangsa dan bernegara berdasarkan Pancasila, pendidikan pendahuluan bela Negara, kepribadian dan budi pekerti luhur, berorientasi, pendidikan kewiraswastaan, kesegaran jasmani dan daya kreasi, persepsi, apresiasi dan kreasi seni.
Gerakan pramuka sebagai satu-satunya wadah kegiatan kepanduan di sekolah merupakan tempat pendidikan bagi anak-anak yang dilaksanakan dengan penuh kegembiraaan, penuh pendidikan dan dilakukan di luar jam-jam sekolah maupun jam-jam keluarga. Sebagai satu-satunya kegiatan kepanduan, pramuka diharapkan dapat memberikan peranan penting dalam peningkatan dan pembentukan sikap dan mental peserta didik pada sikap yang baik. Sikap baik dalam arti berakhlaq mulia, sopan santun, rasa cinta kasih sesama, patriot, suci dalam segala pikiran maupun perbuatan, bertaqwa kepada tuhannya, dan segala sikap yang lain. Pendek kata diharapkan anggota pramuka dapat melaksanakan Dasa Dharma dan Tri Satya yang merupakan kode etik dan janji pramuka.
Untuk lebih berperan aktif dalam pembentukan sikap, dalam gerakan pramuka perlu adanya keseragaman langkah bagi pengelola gerakan pramuka yang tergabung dalam suatu gugus depan. Ada keterkaitan erat antara siswa didik sebagai anggota pramuka, pembina pramuka dan unsur majelis pembimbing gugus depan. Tanpa kerja sama yang baik dari unsur-unsur tersebut rasanya tidak mungkin pramuka berperan aktif dalam pembentukan sikap peserta didik.
Oleh sebab itu untuk penyelarasan dan penyeragaman langkah, perlu disusun suatu program kerja gugus depan yang berisikan segala sesuatu yang dapat mengatur langkah dan gerak dari gugus depan tersebut. Program kerja sebagai rambu-rambu pelakasanaan kegiatan kepanduan di sekolah merupakan acuan yang wajib dilaksa-nakan oleh unsur-unsur pengelola gugus depan tersebut.

1.    Bidang Kegiatan dan Latihan Peserta Didik
a.    Penerapan Sistem Blok Pembinaan Keparamukaan, berupa:Masa Orientasi Anggota Baru selama 3 hari, yang pelaksanaannya dilakukan pada awal semester gasal dengan sasaran siswa kelas VII
b.    Penerapan Sistem Reguler Pembinaan Kepramukaan, melalui kegiatan:
1)    Latihan Rutin
2)    Pencapaian SKU
3)    Pencapaian SKK
·          2 macam SKK Agama
·          2 macam SKK Patriotisme dan Seni Budaya
·          2 macam SKK Ketangkasan dan Kesehatan
·          2 macam SKK Ketrampilan dan Teknik Pembangunan
·          2 macam SKK Sosial, Perikemanusiaan, Gotong Royong, Ketertiban Masyarakat, Perdamaian Dunia dan Lingkungan Hidup
4)    Peningkatan mutu latihan pramuka penggalang meliputi jenjang:
a)    Ramu
b)    Rakit
c)    terap
5)    Gladian Pemimpin Regu ( 1 kali )
6)    Perkemahan Sabtu Minggu ( 2 kali )
7)    Penjelajahan dan Survival Game
8)    Perkemahan Jauh dan Pengembaraan ( 1 kali )
9)    Lomba Tingkat I ( 1 kali )
10) Bakti Masyarakat ( 2 kali )
11) Pengiriman regu penggalang ke tingkat Kwartir Ranting, Cabang, Daerah maupun Kwartir Nasional
12) Kegiatan dengan gugus depan lain ( latihan gabungan )
13) Musyawarah Gugus Depan

2.    Bidang Sarana dan Administrasi
Mengusahakan tersedianya kelengkapan administrasi dan sarana penunjang kegiatan Gugus Depan yang meliputi :
a.    Buku Induk Gugus Depan
b.    Stempel Gugus Depan
c.    Buku Jurnal Kegiatan Harian / Mingguan
d.    Buku Administrasi Keuangan
e.    Daftar Inventaris Gugus Depan
f.     Buku Tamu Gugus Depan
g.    Laporan Semester Gugus Depan
h.    Catatan Peristiwa Penting Gugus Depan ( Log Book )
i.      Pengadaan Tenda Pramuka
j.      Pengadaan alat pionering yang meliputi :
1)    tali pramuka
2)    tongkat
k.    Bendera Gugus Depan yang meliputi:
1)    Bendera Tunas Kelapa
2)    Bendera Pramuka Sedunia Putra
3)    Bendera Pramuka Sedunia Putri
l.      Bendera Semaphore dan Morse
m.   Papan Nama Gugus Depan
n.    Sanggar Bakti Pramuka

3.    Bidang Keuangan
Pengelolaan dana kegiatan yang bersumber dari:
a.    Alokasi dana dari BOS
b.    Sumbangan lain yang tidak mengikat
4.    Bidang Pendidikan Orang Dewasa
a.    Pengiriman pembina untuk kegiatan Kursus Pembina yang diadakan Kwartir Ranting maupun Kwartir Cabang
b.    Pengiriman pembina untuk pertemuan-pertemuan yang diadakan Kwartir Ranting maupun Kwartir Cabang
c.    Pertemuan-pertemuan Gugus Depan yang dihadiri oleh MABIGUS